sekolahindonesia.org

Loading

cara membuat surat izin sekolah smp

cara membuat surat izin sekolah smp

Cara Membuat Surat Izin Sekolah SMP yang Baik dan Benar: Panduan Lengkap

Membuat surat izin sekolah untuk siswa SMP adalah keterampilan penting yang perlu dikuasai. Surat izin yang baik dan benar tidak hanya memberikan informasi yang jelas kepada pihak sekolah mengenai ketidakhadiran siswa, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab dan kesopanan. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah dalam menyusun surat izin sekolah SMP yang efektif.

1. Memahami Tujuan dan Pentingnya Surat Izin Sekolah

Sebelum memulai proses penulisan, penting untuk memahami mengapa surat izin itu penting. Surat izin berfungsi sebagai:

  • Pemberitahuan Resmi: Memberi tahu pihak sekolah secara formal mengenai ketidakhadiran siswa.
  • Penjelasan Alasan: Menjelaskan alasan yang mendasari ketidakhadiran, memungkinkan sekolah untuk memahami situasi siswa.
  • Dokumentasi: Menjadi bagian dari catatan kehadiran siswa dan membantu memantau tingkat kehadiran.
  • Tanggung Jawab Orang Tua/Wali: Menunjukkan bahwa orang tua/wali bertanggung jawab atas pendidikan anak dan berkomunikasi dengan sekolah.
  • Preventif: Mencegah ketidakhadiran siswa dianggap sebagai alfa (tanpa keterangan) yang dapat mempengaruhi nilai akademik dan catatan perilaku.

2. Struktur Surat Izin Sekolah SMP yang Ideal

Struktur surat izin sekolah SMP harus jelas dan terorganisir. Berikut adalah komponen-komponen penting yang harus ada:

  • Kop Surat (Opsional): Jika ada, gunakan kop surat sekolah (jika surat izin ditulis atas nama orang tua/wali, kop surat tidak diperlukan).
  • Tanggal Surat: Cantumkan tanggal surat ditulis.
  • Perihal: Tuliskan “Izin Tidak Masuk Sekolah”.
  • Yth. (Yang Terhormat): Salam kepada sekolah yang dituju.
  • Isi surat: Bagian inti yang menjelaskan alasan dan tanggal ketidakhadiran.
  • Salam Penutup: Terima kasih dan permintaan maaf.
  • Hormat Saya/Hormat Kami: Salam penutup formal.
  • Tanda Tangan: Tanda tangan orang tua/wali.
  • Nama Jelas: Nama lengkap orang tua/wali.
  • Nomor Telepon (Opsional): Nomor telepon yang bisa dihubungi.

3. Langkah-Langkah Menulis Surat Izin Sekolah SMP

Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyusun surat izin sekolah yang efektif:

A. Menentukan Format dan Bahasa:

  • Gunakan bahasa Indonesia yang baku dan sopan. Hindari bahasa gaul atau informal.
  • Format surat harus rapi dan mudah dibaca. Gunakan font yang jelas seperti Times New Roman atau Arial dengan ukuran 12.
  • Pastikan tata bahasa dan ejaan benar. Periksa kembali surat sebelum diserahkan.

b. Menulis Kop Surat (Jika Ada):

  • Jika surat izin ditulis menggunakan kop surat sekolah, pastikan logo dan informasi sekolah tercetak dengan jelas.

c. Mencantumkan Tanggal Surat:

  • Tuliskan tanggal surat ditulis dengan format yang benar (misalnya, 26 Oktober 2023). Letakkan di bagian atas surat, biasanya di sisi kanan.

d. Menulis Perihal:

  • Tuliskan “Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah” di bawah tanggal surat.

e. Menulis Yth. (Yang Terhormat):

  • Tujukan surat kepada pihak sekolah yang berwenang, misalnya:
    • Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas]
    • Yth. Bapak/Ibu Guru Piket
    • Yth. Kepala Sekolah SMP [Nama Sekolah]

f. Menulis Isi Surat:

  • Paragraf Pembuka: Perkenalkan diri Anda sebagai orang tua/wali dari siswa yang bersangkutan. Sebutkan nama lengkap siswa, kelas, dan nomor induk siswa (NIS/NISN).
  • Paragraf Alasan: Jelaskan alasan ketidakhadiran siswa dengan jelas dan ringkas. Alasan yang umum diterima meliputi:
    • Sakit: Sertakan surat keterangan dokter jika memungkinkan, terutama jika sakit berlangsung lebih dari satu hari.
    • Kebutuhan Keluarga: Uraikan secara singkat kebutuhan keluarga yang mendesak.
    • Acara Penting: Sebutkan acara penting yang mengharuskan siswa untuk tidak masuk sekolah.
    • Kondisi Mendesak Lainnya: Jelaskan kondisi mendesak lainnya yang menjadi alasan ketidakhadiran.
  • Paragraf Waktu Ketidakhadiran: Sebutkan tanggal atau rentang tanggal siswa tidak dapat masuk sekolah. Jika memungkinkan, sebutkan juga mata pelajaran yang akan ditinggalkan.
  • Paragraf Tambahan (Opsional): Jika ada hal lain yang perlu disampaikan, seperti janji untuk menyelesaikan tugas atau materi yang tertinggal, sampaikan di paragraf ini.

Contoh Isi Surat:

“Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nomor: [Nama Orang Tua/Wali]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon]

Adalah orang tua/wali dari siswa:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [NIS/NISN]

Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat masuk sekolah pada tanggal 26 Oktober 2023 dikarenakan sakit. Saya telah membawa anak saya ke dokter dan sedang dalam masa pemulihan.

Untuk itu, saya mohon izin kepada Bapak/Ibu Wali Kelas agar anak saya dapat diizinkan untuk tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tanggal tersebut. Kami akan memastikan anak saya untuk mengejar ketertinggalan pelajaran setelah sembuh.

Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.”

g. Menulis Salam Penutup:

  • Tuliskan “Demikian surat izin ini saya sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.” atau “Atas perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.”

h. Menulis Hormat Saya/Hormat Kami:

  • Tuliskan “Salam saya” atau “Salam kami” di bawah salam penutup.

i. Tanda Tangan dan Nama Jelas:

  • Orang tua/wali harus menandatangani surat izin. Di bawah tanda tangan, tuliskan nama lengkap orang tua/wali dengan jelas.

j. Mencantumkan Nomor Telepon (Opsional):

  • Mencantumkan nomor telepon orang tua/wali dapat memudahkan pihak sekolah untuk menghubungi jika ada informasi tambahan yang diperlukan.

4. Tips Tambahan untuk Surat Izin yang Efektif:

  • Keterangan Dokter: Jika siswa sakit, sertakan surat keterangan dokter sebagai bukti yang sah.
  • Komunikasi dengan Sekolah: Jika memungkinkan, hubungi wali kelas atau guru piket sebelum mengirimkan surat izin.
  • Ketepatan Waktu: Kirimkan surat izin secepat mungkin, idealnya sebelum siswa tidak masuk sekolah.
  • Salinan Surat: Simpan salinan surat izin untuk arsip pribadi.
  • Kejujuran: Jelaskan alasan ketidakhadiran dengan jujur.
  • Perhatikan Kebijakan Sekolah: Setiap sekolah mungkin memiliki kebijakan yang berbeda mengenai surat izin. Perhatikan kebijakan sekolah Anda.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat membuat surat izin sekolah SMP yang baik dan benar, memastikan komunikasi yang efektif dengan pihak sekolah, dan menunjukkan tanggung jawab sebagai orang tua/wali.